Wisata Pulau Tidung

Terkenal dengan icon jembatan cinta, Pulau Tidung sering dikunjungi oleh penduduk Jakarta dan sekitarnya pulau yang memiliki panjang sekitar 4 KM2 ini awal diperkenalkan dari tahun 2008 sampai sekarang. Di lihat dari letak geaografis pulau ini memang elok memiliki kharisma yang membuat para pengunjung ketagihan untuk datang kembali. Pulau Tidung ialah 2 (dua) pulau kembar yaitu Pulau Tidung besar dan Pulau Tidung kecil yang dihubungkan oleh jembatan cinta membentang panjang menghiasi alur keluar masuk arus laut antara Pulau Tidung besar dengan Pulau Tidung kecil yang menjadi penghubung serta menjadi titik objek wisata andalan bagi para pengunjung.

Tak hanya sampai di situ, ke sebelah barat Pulau Tidung banyak juga tempat – tempat atau titik objek wisata yang menjadi incaran para pelancong seperti saung cemara kasih, pantai tanjung barat yaitu pantai yang terletak di ujung sebelah barat Pulau Tidung. Selain objek Wisata Pulau Tidung juga memiliki sejarah sosial dan budaya yang cukup menarik untuk dikulik, Ada Raja Pandita yang berasal dari Malinau Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (dulu Kalimantan Timur). Konon raja ini pergi dari tempat tinggalnya lantaran tidak mau bekerja sama dengan sekutu kolonial belanda yang membuat para kompeni marah dan akhirnya Raja Pandita pun pergi melarikan diri hingga akhirnya sampai di Pulau Tidung.

Di mana Lokasi Pulau Tidung

Lokasi Pulau Tidung berada di sebelah utara semenanjung teluk jakarta waktu tempuh yang dibutuhkan adalah sekitar 1 – 2 jam perjalanan laut tergantung kecepatan kapalnya. Pulau Tidung masih termasuk wilayah Ibu Kota DKI Jakarta yaitu tepatnya Kelurahan Pulau Tidung Kecamatan Kep. Seribu Selatan, Kab. Adm. Kepulauan Seribu.

Bagaimana cara berkunjung ke Pulau Tidung

Cara berkunjung ke Pulau Tidung sangat lah mudah jika anda penduduk Jakarta dan sekitarnya atau bahkan dari daerah manapun ada 3 (tiga) alternatif transportasi tujuan Pulau Tidung, pertama anda bisa menuju pelabuhan marina ancol di dermaga 17 ada sejumlah speed boat yang akan mengantarkan anda sampai tujuan, kedua dari muara angke atau kali adem Pluit Jakarta utara di sini anda bisa menaiki kapal penumpang tradisional besar dengan kapasitas 200 – 300 orang, dan yang terakhir yaitu lewat pelabuhan rawasaban cituis Tangerang dari sini anda juga bisa berkunjung ke Pulau Tidung.

© 2015: Jejak Pulau Seribu